7 Tips Travelling Hemat Bareng Keluarga (Versi JKL Diary)

Travelling bareng keluarga memang mengasyikkan dan jadi satu momen yang selalu ditunggu-tunggu. Bisa jalan-jalan bareng, keluar dari rutinitas harian yang kadang menjenuhkan, sungguh bikin kita segar dan semangat lagi untuk menjalani hari-hari lepas liburan.

Namun, masalah mungkin akan muncul saat kondisi keuangan keluarga sedang kurang bagus, sementara kebutuhan untuk refreshing dan vacation sudah di ujung ubun-ubun. Atau mungkin juga buat kalian yang sudah punya anak dua atau lebih, tentu perlu biaya travelling yang lebih besar. Nah, melalui artikel ini, kami coba share 7 tips travelling hemat yang bisa mengurangi biaya-biaya yang harus dikeluarkan, murah di ongkos, dan tentunya tetap menyenangkan.

1. Pilih Lokasi Travelling yang Dekat

Semakin jauh tempat travelling yang kita tuju tentu akan memakan biaya lebih banyak. Pilih lokasi jalan-jalan yang dekat saja, misalnya kami yang berdomisili di Bandung, bisa memilih liburan ke Lembang, Ciwidey, atau Pangalengan. Lokasi-lokasi wisata yang bisa ditempuh dalam 1-2 jam perjalanan dan tidak perlu menginap. Kita bisa jalan-jalan cukup satu hari, bolak-balik pulang-pergi dalam sehari.

Jika mau lebih hemat lagi, bisa juga memilih wisata di dalam kota. Pilihan seperti berkunjung ke museum dalam kota, nongkrong sore di taman kota (di masa pandemi mungkin ini agak sulit dilakukan), atau jalan-jalan di hutan kota bisa jadi pilihan alternatif untuk jalan-jalan hemat.

2. Cari Akomodasi Harga Miring yang Lokasinya Dekat Tempat Tujuan

Biaya penginapan termasuk salah satu biaya travelling yang besar. Apalagi kalo menginap di hotel berbintang. Ada baiknya teman-teman mempertimbangkan menginap di budget hotel, guest house, atau home rent (sewa rumah/kamar yang dikelola oleh personal). Hotel budget seperti Reddorz yang punya jaringan luas dan kemudahan dalam memilih penginapan serta reservasi kamar, bisa jadi pilihan yang bijak. Untuk mencari home rent bisa mencarinya melalui Airbnb. Airbnb merupakan situs yang memberikan layanan untuk kamar-kamar atau rumah-rumah milik personal yang bisa disewa per hari atau bahkan bulanan. Selain itu mereka juga menawarkan sewa apartemen yang tentu fasilitas dan kamarnya sudah menyerupai hotel.

Jika memang memungkinkan dan dananya tersedia, ada baiknya booking kamar jauh-jauh hari (satu bulan atau lebih lama akan lebih baik). Memesan kamar dengan waktu lebih lama, akan mendapatkan rate yang lebih murah dibanding dadakan. Selain itu, kita bisa pantau promo-promo yang ditawarkan penyedia kamar, biasanya semakin jauh hari besaran diskonnya lebih besar.

3. Pilih Waktu Travelling Pada Saat Low Season dan Weekday

Kami sering kali memilih travelling di saat low season (bukan musim liburan). Selain tempat wisata yang dituju lebih sepi sehingga lebih leluasa untuk jalan-jalan, harga-harga tiket pun jadi lebih murah. Tiket pesawat dan kereta api biasanya jauh lebih murah jika dibeli pada saat low season. Demikian pula dengan rate hotel atau penginapan yang kita gunakan. Pemilihan hari di weekday (hari kerja ) juga lebih murah dibanding weekend. Memang agak sulit buat teman-teman yang bekerja kantoran, tapi selama acara liburan direncanakan dari jauh-jauh hari, untuk minta cuti kantor masih memungkinkan.

Selain itu, untuk jasa-jasa layanan travel (kalo memang kita menggunakannya) juga jauh lebih murah. Rental kendaraan juga demikian. Selain itu, lalu lintas yang sepi karena weekday juga lebih menguntungkan karena tidak terkena macet sehingga lebih hemat bahan bakar.

Baca juga:

  1. Tebing Keraton Bandung, Tebing Nge-hits yang Indah Memesona
  2. Melongok Keindahan Taman Asia Afrika dan Keunikan Kampung Korea di Kiara Artha Park
  3. The New Garuda Wisnu Kencana, Patung Tertinggi ke-3 di Dunia

4. Pilih Tempat Wisata yang Tiketnya Murah Bahkan Gratis

Salah satu tips untuk menghemat biaya travelling adalah mengunjungi tempat-tempat yang menjadi publik area seperti taman kota, alun-alun, hutan kota, museum, dll. Meski memang di masa pandemi tempat-tempat seperti ini sering ditutup untuk publik, tapi mungkin ada beberapa di antaranya yang tetap buka dengan beberapa pembatasan.

Tempat-tempat wisata alam yang masih asri dan belum dikomersilkan juga rata-rata bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya apa-apa. Kalo mau dijelajah lagi, masih banyak pantai, hutan, danau, air terjun yang bisa dikunjungi tanpa perlu bayar tiket. Kita memang perlu ekstra usaha untuk mencari info atau mungkin mencapainya karena mungkin fasilitas prasarana jalannya belum bagus dan terbatas. Tapi kalo memang masih memungkinkan untuk dijangkau keluarga, kenapa tidak?

5. MENGIKUTI Kontes-kontes Berhadiah Liburan

Di era digital dimana media sosial jadi sarana mempromosikan produk, banyak pelaku bisnis travelling (hotel, travel agent, travelgram, dll.) yang memberikan kontes-kontes berhadiah liburan ataupun voucher hotel. Memang perlu usaha, keterampilan, dan juga sedikit keberuntungan. Tapi tetap ada peluang. Coba pelajari kontes-kontes yang ada, latih kemampuan kalian dalam berkompetisi. Misalnya untuk photo contest, latih kemampuan teman-teman dalam mengambil gambar. Atau kontes menulis, sering-seringlah membaca dan menulis apa yang kalian suka. Kalian bisa follow akun IG kami di sini yang kadang juga memberikan giveaway berhadiah voucher menginap. Atau bisa kepoin beberapa website yang menyediakan info-info kontes, seperti bursakuis, IG: @maenkanfotomu atau IG: infolombamenulis.

Kami pun di awal membangun blog ini banyak terbantu oleh kontes-kontes seperti itu. Awalnya sering gagal, tapi lama-kelamaan semakin terlatih dan mengetahui kelebihan dan kemampuan kita. Jadi peluang untuk menangnya lebih besar. Nanti kapan-kapan kami bagi tips menang kontes yahh.. πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

6. Pilih Makanan Jalanan (Street Food) Lokal atau Bawa Bekal

Biaya makan umumnya menjadi biaya terbesar yang dikeluarkan selama travelling. Daripada mengeluarkan biaya untuk full seharian makan 3x di restoran yang tentu harganya lebih tinggi, lebih baik mencoba menu-menu makanan lokal, khas daerah tujuan kita. Warung-warung pinggir jalan, pedagang kaki lima atau jajanan di pasar, harganya memang lebih bersahabat di kantong. Namun, tetap perhatikan kebersihan makanan dan lingkungan sekitar. Jika ingin beli makanan, belilah makanan yang jauh dari tempat wisata. Tempat-tempat menjual makanan di lokasi wisata umumnya memasang tarif lebih mahal.

Solusi yang lain untuk menghemat biaya makan adalah membawa bekal. Cobalah menyiapkan bekal sejak dari rumah, buat yang jalan-jalan pulang hari, bisa dengan membawa masakan dari rumah. Tapi buat yang jalan-jalan dengan menginap, mungkin solusi makanan kering (abon, kering kentang, telor asin, dll.), mie instan atau roti tawar/roti isi bisa jadi solusi. Meski sederhana dan sudah sering makan di rumah, tapi kalo dinikmati di tengah suasana yang baru rasanya bisa jadi lezat dan nikmat.

7. Travelling Saat Anak-Anak Masih Kecil

Ya, saat anak masih berusia di bawah 6 tahun memang banyak menghemat biaya perjalanan. Misalnya saja tiket pesawat, untuk usia di bawah 2 tahun tidak perlu beli tiket dewasa. Tiket kereta api juga dihitung tiket anak. Untuk beberapa tempat wisata juga masih dihitung harga tiket anak yang harganya bisa sampai 50% dari harga dewasa. Kamar di hotel juga masih dihitung free selama tifur di bed yang sama (tidak menambah extra bed).

Apa nggak repot tuh bawa anak-anak kecil sewaktu travelling? Ya tentu ada repotnya. Tapi selama kita mempersiapkan diri dengan baik (fisik dan mental), pasti bisa diatasi. Dan anak-anak pun bisa dipersiapkan dengan mengajarkan aturan-aturan main selama perjalanan travelling. Pengalaman kami, meski usia mereka masih di bawah 6 tahun, mereka tetap akan happy-happy saja dan semangat mengikuti aturan-aturan travelling yang orangtuanya buat.

Baca juga:

  1. 13 Tips Travelling Aman dan Nyaman Bareng Anak-anak
  2. Tips Anti Repot Saat Bawa Balita Naik Pesawat Terbang
  3. 5 Ide Liburan Keluarga Setelah Pandemi Corona Berlalu

Nah, ini dia semua tips yang bisa kami rangkum berdasat pengalaman kami travelling. Semoga ini jadi masukkan dan inspirasi buat teman-teman semua. Happy travelling. Travelling menyenangkan tidak berarti harus mahal.

10 comments

  1. bener sekali ketika kita tidak ada budget untuk trevling tapi dirumah pun sangat membosankan apalagi setelah diam dirumah sekitar 3-4 bulan wajib banget nih trevling untuk menenangkan diri setelah 3-4 bulan dirumah ..

    nah kebetulan akupun merasakan sedang low budget saat itu tapi keluarga dirumah minta liburan ..untungnya kami punya kerabat yang rumahnya cocok dipake liburan nih , letak rumah kerabat kami berada di daerah lembang dan view nya itu sangat bagus karna berasa di dataran tinggi .. kami hanya membutuhkan budget untuk akomondasi menggunakan kendaraan pribadi dan budget untuk makan yang kami waktu itu bbqan dibelakang rumahnya .. cukup bawa tenda dan udah ngerasa seperti sedang liburan beneran … memangfaatkan rumah kerabat dan sekalian bersilaturahmiπŸ™

    Liked by 1 person

  2. Untuk sekedar melepas penat selamat pandemi ini memang butuh liburan Salah satunya
    Travelling bersama keluarga
    Saya kebingungan mencari tempat – tempat Yang asyikkk tapi budget tetap bersahabat setelah lihat blog ini saya jadi tau tempat traveling Yang dekat Dan juga budget bersahabat seperti Yang Ada disini Salah satunya Ciwidey sungguh indah sekali pemandangannya bikin jadi pengen cepat pergi ke Sana
    Terimakasih tips nya bermanfaat sekali πŸ‘

    Liked by 1 person

  3. Setuju banget, ketika pengen liburan tapi budget cuma sedikit pasti yang aku pilih liburan terdekat, termurah, dan akses nya lebih mudah. Tapi terkadang yang membuat aku bingung, gimana cara nya agar anak mau ikut liburan sama mama nya. Anak ku sudah kelas 2 SMA ,sudah punya dunia nya, skrng dia lebih senang jalan – jalan sama teman – teman nya. Kalau mama nya ajak liburan suka tidak mau , kalau pun dia mau dia minta teman nya juga ikut. Nah kalau seperti ini gimana nih kak jamesandlenny ? Apa ada solusi saran masukan dr kak James. Pengen aku nya bisa liburan berdua bareng anak ku.

    Liked by 1 person

    • Iya memang anak sdh besar ikatan dgn orangtua makin berkurang yahh.. kami sendiri belum punya pengalaman, tp satu saat akan mengalaminya.

      Mungkin bertahap mom.. pertama2 mungkin ajak temannya ya gapapa.. itung2 kita jadi tahu gimana karakter temannya.. nanti lama2 kalo sdh bbrp kali dan dia merasa lbh nyaman berduaan dgn mom, bisa diajak liburan berdua aja. Yang penting kita tumbuhkan relasi kedekatan dlu..

      Itu aj mungkin masukan dari kami. Thanks sdh berkunjung. Salam dr kami semua, JKL

      Like

      • Iya kak James, terima kasih atas saran nya. Minggu lalu aku liburan ke Banyuwangi, dan aku ajak anak ku tidak mau, padahal aku fasilitasi dia mau nginep di hotel apa di mana tetap aja tidak mau ikut. Dan aku liburan ke Banyuwangi itu pilih destinasi wisata yang super murah kak, aku ke wisata rumah apung Bangsring, cuma bayar Rp 5000, Ke pantai Pandean gratis , ke pantai cacalan bayar Rp 5000, wisata religi ke makam Datuk candi bang dan Juk Sera cukup sewa ojek guide Rp 50.000 ( PP ) lewat hutan dan pinggir pantai. Dan terakhir aku ke pantai Boom cuma bayar Rp 5000. Seruuu banget kak liburan yg super murah meriah berkesan.

        Next kak ayoo liburan ke Banyuwangi. Aku kasih Rekomended banget buat penginapan yang ala resort Bali dan Hawai di Ketapang indah hotel kak, view nya bagus banget belakang nya pantai. Pasti kak James dan keluarga sukaa deh.

        @mitha_chantika06

        Liked by 1 person

      • Iya, Banyuwangi lagi naik daun yah kak… tapi lumayan jauh uyyy.. maybe someday deh bisa kesana sambil eksplor Jatim.. asyik yah murah2 lagi tiket masuk wisatanya..

        Thanks mom buat sharingnya.. bikin jadi kepingin ke Banyuwangi nih πŸ˜„πŸ˜„πŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌ

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.