Glamping Lakeside View, Wisata Populer dari Situ Patenggang, Ciwidey

Belakangan ini begitu banyak wisatawan yang mengincar daerah Bandung Selatan. Selain alamnya lebih asri dengan pemandangan perkebunan teh dan keindahan alam gunung Patuha, juga karena menawarkan view yang berbeda. Satu di antara tempat wisata yang unik dan sudah begitu populer adalah Glamping Lakeside View (GLV).

Berjarak hanya sekitar satu setengah jam perjalanan mobil dari kota Bandung, GLV berada di lembah Gunung Patuha di mana terdapat danau kecil, Situ Patenggang. Untuk mencapai lokasi ini tidaklah sukar, jalannya sudah beraspal mulus dan banyak petunjuk arah di sepanjang sisi jalan. Jika teman-teman sudah pernah ke Kawah Putih, kalian hanya perlu berjalan ke arah selatan sekitar 5 km lagi. Setelah melewati perkebunan teh Rancabali cari pintu gerbang wisata yang di depannya terdapat replika kapal kecil Pinisi. Kapal ini adalah icon tempat wisata ini. Mudah sekali menemukannya, dijamin ngga bakalan kesasar…

IMG-20180202-WA0021-01
Landscape Glamping Lakeside, Situ Patenggang

Begitu masuk gerbang utama GLV, kalian harus membayar tiket masuk sebesar 20 ribu saja. Namun, biasanya petugas loket akan menawarkan tiket terusan, yaitu sekaligus untuk 12 wahana, dijual dengan harga 50 ribu. Sangat murah jika dibandingkan kumulatif harga tiket masuk satu per satu wahana, yaitu sebesar 160 ribu, hehehe… namanya juga tiket terusan yah, pasti lebih murah.

35sw
Dermaga di sisi Situ Patenggang dengan latar belakang kapal Pinisi

Tempat wisata utama GLV adalah replika besar kapal Pinisi yang semua bagian bangunannya terbuat dari kayu sehingga sangat mirip dengan kapal aslinya. Untuk masuk ke kapal ini, pengunjung harus melewati jembatan gantung sepanjang 100 meter, yang menghubungkan area parkir utama dengan Pinisi Resto. Jembatannya sedikit bergoyang, meski dikaitkan pada bentangan kawat besar dan beralaskan kayu yang kokoh, tetap bikin ragu untuk melintas karena terkadang angin di lembah itu bertiup kencang. Tapi tenang saja kok, jembatannya aman. Ada petugas yang selalu menjaga dengan membatasi jumlah orang yang menyeberang, yaitu maksimal 10 orang untuk sekali jalan.

37 sw
Jembatan Pinisi

Begitu masuk pintu utama kapal, teman-teman seperti berada di sebuah ruang penyambutan dan kemudian ada tangga naik yang mengarah ke restoran. Di Pinisi Resto ini disediakan berbagai pilihan menu, dari Indonesia, seperti masakan Jawa, Manado, Padang, sampai masakan Chinese food. Semuanya disajikan di dalam lemari pajang sehingga kalian hanya perlu tunjuk aj, seperti nunjuk tablet/smartphone ukuran besar.. hahaha.. dari sinilah sebetulnya ide teknologi touch screen muncul… hahaha.

IMG-20180128-WA0039-01-01
Lanskap dari Teras Bintang

Di restoran ini juga terdapat beberapa food stall yang menjajakan makanan ringan. Sajian ringan seperti roti bakar, seblak, dan ronde jahe bisa Anda pesan langsung kepada pelayan stall-nya. Dijamin teman-teman tidak akan kehabisan pilihan makanan dan perut kosong bisa terisi dan dihangatkan. Asyik lagi kalian bisa menyantap hidangan di balkon Kapal Pinisi, yang arah pandangnya langsung mengarah ke Situ Patenggang. Semilir sejuk udara perkebunan teh Rancabali sambil menikmati makanan sungguh jadi pengalaman tak terlupakan!

38sw
View Situ Patenggang

Selesai makan siang di Pinisi Resto, kami pun melanjutkan kunjungan kami ke Teras Bintang. Karena sudah membeli tiket terusan, kami jadi bebas masuk ke area ini. Teras Bintang adalah puncak dataran tertinggi di sekitaran Situ Patenggang. Dinamakan Teras Bintang karena memang jika dilihat dari atas bentuknya seperti bintang. Spot ini tempat yang tepat buat nikmati lanskap with my lovely wife.  Ya memang tepat datang ke teras ini bersama pasangan. Suasananya romantis karena bisa menikmati pemandangan situ dari ketinggian berduaan saja, dan itu sangat indah! Cuit.. cuit… jadi ingat waktu pacaran dulu… hahaha..

17sw
Puncak tertinggi Teras Bintang

Oh iya, buat teman-teman yang datang dari luar kota Bandung, bisa mencoba menginap di Glamping (Glamour Camping) yang tempatnya tepat bersebelahan dengan Restoran Pinisi ini. Harga tendanya mulai dari 2 juta rupiah untuk semalam dengan kapasitas empat orang. Fasilitas yang disediakan antara lain, tempat tidur dan kamar mandi shower air hangat. Selain itu disediakan breakfast dan juga guide tour jika kalian ingin berkeliling melihat seputaran Situ Patenggang. Fasilitas yang diberikan memang cukup sepadan dengan harga yang ditawarkan sih, soo... kapan lagi cobain ber-glamour ria di alam perkebunan teh dan situ nan indah! Ini bakalan jadi pengalaman tak terlupakan. Ayo segera ke sini!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.