“Ketemu” Valentino Rossi di Sircuit International Sepang

Sejak Moto GP pertama kali diadakan di Sepang Malaysia, yaitu di tahun 1991 sebetulnya saya sudah kepingin banget nonton Moto GP dan ketemu idola saya Valentino Rossi (padahal ketemu juga kagak, cuma ngeliatin dia balapan doank dari jauh hahaha…). Yang paling berkesan dari trip ini, yaitu merasakan secara langsung suasana dan hingar bingar Moto GP, balapan motor terpopuler, terbesar, dan terpanjang setiap tahunnya. Di sana memang benar-benar “hingar bingar” sebab suara motor balapannya, begitu keras sampai-sampai harus menggunakan ear plug.

IMG-20180525-WA0014-01
Parkiran di sekitar main entrance SIC

Moto GP Malaysia diadakan di Sepang International Sircuit (SIC). Letaknya sangat dekat dengan Kuala Lumpur International Airport, sekitar 15 menit saja menggunakan bus shuttle yang telah disediakan. Beberapa penggemar setia Moto GP menjadwalkan langsung nonton begitu mendarat di KL, jadi kalo mau trip singkat khusus hanya nonton Moto GP, dilakukan 2 hari 1 malam pun bisa, yaitu hari Sabtunya saat Qualifying Race dan hari Minggunya pada saat Race langsung pulang lagi menuju bandara.

IMG-20180525-WA0022-01
Stand-stand pameran

Untuk pembelian tiket moto GP bisa dilakukan secara online melalui website resminya, dengan harga mulai dari RM 56 untuk tahun 2018 ini (berlaku hari Jumat s.d. Minggu). Waktu itu saya sendiri dapat tiket di Main Grandstand, mungkin sekitar RM 220, dan memang tiket masuk bagian ini tentu yang paling populer, karena posisi tempat duduknya yang dekat garis start/finish dan paddock tim-tim yang berlaga. Selain itu sebelum masuk ke Grandstand, berjajar stand-stand pameran yang kebanyakan menampilkan produk-produk kendaraan bermotor roda dua dari brand-brand terkenal.

IMG-20180524-WA0033-01
Area Main Grandstand

Hal menarik dan berkesan lainnya adalah bagaimana fanatiknya fans-fans yang ada dari moto GP. Walau memang dominasi fans sebetulnya hanya terbagi dua pihak, kubu fans Valentino Rossi dan fans Marc Marquez. Tapi karena nama VR lebih dulu melegenda, rasanya SIC masih lebih berwarna kuning biru dibanding merah jingga. Dapat dibayangkan nihh.. kalo tidak ada VR, rasanya gereget Moto GP akan sedikit berkurang. 😊😊

IMG-20180524-WA0035-01
Salah satu fans VR

Setiap fans yang berasal dari berbagai negara (hampir dari setiap negara di dunia saya lihat ada) punya cara unik untuk mendukung pembalapnya. Dari rias wajah, gaya berpakaian, dan asesoris yang digunakan, mereka berusaha menunjukkan fanatismenya untuk mendukung pembalap kesayangannya. Sungguh asyik yah lihat cara mereka berdandan!

IMG-20180525-WA0006-01
Fans berat Marc Marquez

Sementara itu, di bagian stand pameran yang menonjol tentu para Sales Promotion Girl-nya. Cewe cantik berpakaian seksi sudah jadi bagian dari pameran. Walau fungsi mereka sebetulnya bukan sales promotion dari produk yang ditawarkan, tapi lebih sebagai pemikat dan magnet para pengunjung untuk mau masuk melihat ke dalam stand pameran. Dan memang sebagian besar pengunjung (yang tentunya kaum Adam lahh.. hehehe..) pasti minta foto bareng atau minimal memfoto mereka, kayak saya hehehe… Tapi ingat ada hukum tak tertulis disampaikan: No touch please.. just see or selfie! πŸ˜‚πŸ˜‚

IMG-20180525-WA0001-01
SPG yang bukan SPG

Salah satu tips nonton Moto GP jika mau mengeksplor kawasan SIC adalah datang pada hari Jumat dan Sabtu. Hari Minggu adalah hari Race, para penonton begitu banyak datang pada saat ini, jadi tidak ada kesempatan buat Anda untuk mengeksplor kawasan sekitar Main Grandstand.

IMG-20180525-WA0015-01
Kepadatan penonton saat bubaran race

Cari spot tempat duduk yang paling Anda senangi, tandai di hari Jumat/Sabtunya dan pada hari Minggunya datang agak pagian untuk meng-“cup” tempat duduk bersama minimal satu teman Anda. Sebab tempat duduk di Main Grandstand ini tidak bernomor, jadi jika di hari Race Anda meninggalkan kursi maka dengan segera akan diduduki orang lain. Itulah fungsi teman nonton, saat kita ingin ke toilet atau cari makanan/minuman, kita bisa saling bergilir meninggalkan kursi tanpa takut kursi kita diduduki.

IMG-20180524-WA0032-01
Stand Hairpine

Foto di atas adalah stand Hairpin dimana dari track lurus, para pembalap menginjak rem penuh dan melambat untuk masuk belokan hampir 360 derajat sebelum masuk garis finish. Buat saya ini stand yang ideal untuk memfoto pembalap dengan speed tidak terlalu cepat dan gaya membalap sambil menikung dalam jarak yang cukup dekat.

Tapi kebanyakan orang pada hari Minggu akan mencari tempat duduk di depan garis start dan podium/paddock, karena memang di sanalah semua drama Moto GP berawal dan berakhir. Dan saya pun bisa dapat beberapa foto VR melakukan persiapan start meski sayang waktu itu dia tidak naik podium. Ya gapapa lah.. yang penting sedikit terpuaskan melihat dia secara langsung. 😊😊

IMG-20180525-WA0016-01
Tribun yang berhadapan langsung dengan paddock dan podium juara

Jadi, sudah putuskan mau beli tiket yang kelas apa? Tahun 2018 dan selanjutnya mungkin harga tiket Moto GP di SIC bakalan turun, mengingat penonton Moto GP banyak yang fokusnya beralih ke Moto GP Thailand. Tapi ingat, tahun ini sirkuit di Thailand belum sarana prasarananya belum rampung benar lhoo… itu yang saya dengar yahh.. bukan nakut-nakutin hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.