Do & Don’t Berbelanja di Night Market, Hong Kong

Travelling pasti tak lepas dengan membeli cinderamata. Salah satu tempat yang menjual cinderamata khas kota (negara) tujuan kita travelling, yang beragam, bagus, tapi juga harganya miring adalah night market (pasar malam). Kami perhatikan, hampir di setiap negara terdapat night market (NM).

Di Hongkong sendiri ada banyak NM. Yang paling populer adalah Ladies Market (yang terbesar) atau Temple Street Market. NM yang lain ada yang menjual spesifik barang tertentu, seperti Sneakers Street (mayoritas sepatu), Jade Market (mayoritas perhiasan), Toys Market, bahkan ada Goldfish Market (mayoritas ikan hias). Kami sendiri mencoba berbelanja Temple Street Market, karena letaknya hanya berseberangan dengan tempat kami bermalam. Jam bukanya dari sore hari hingga tengah malam. Di sini barang yang ditawarkan amat beragam, dari mulai produk fashion, accessories handphone, hiasan rumah, mainan, dan tentunya cinderamata, mulai dari gantungan kunci, bros pin, kaos, dll.

IMG-20180621-WA0019-01
Ragam produk di Temple Street Market

Masyarakat di Hong Kong sudah cukup dikenal kurang ramah dan cenderung judes. Salah satunya saat berkunjung ke NM, jangan kaget jika kita bakalan dijudesin atau bahkan dibentak dan dimarahi. Mungkin karena persaingan hidup di sana yang keras dan individualistik yahh..

IMG-20180621-WA0018-01
Cinderamata hiasan dinding

Nah, kalo belanja di NM, ada beberapa do & donโ€™t supaya kita tidak kena “semprot”:

  1. Jangan sembarangan memegang atau menyentuh barang dagangan. Cukup nikmati dengan mata aja, kecuali Anda memang serius tertarik untuk membelinya.
  2. Kebanyakan pedagang keberatan jika dagangannya dicoba dulu tanpa membeli karena kurang cocok model atau ukurannya (misal sepatu). Istilah kasarnya: Mau coba ukuran lain? Anda harus pastiin beli dulu, baru saya carikan ukuran sepatu lainnya.
  3. Ada baiknya menyisir dulu sepanjang NM sebelum memutuskan membeli atau menawar pedagang yang mana. Tips menawarnya pun jangan langsung menunjukkan minat Anda terhadap barang, pertama-tama cuek dulu pura-pura kurang tertarik, biasanya jurus ini akan menurunkan harga cukup jauh.
  4. Jangan sembarangan memotret, apalagi barang-barang dagangan karya seni buatan tangan. Kalo ketahuan Anda bakalan disemprot, saya sendiri sudah mengalaminya hehehe.. Foto-foto ini saya ambil curi-curi dengan kamera mirrorless saya supaya tidak menyolok ๐Ÿ˜๐Ÿ˜
IMG-20180621-WA0020-01
Cinderamata di Temple Street Market

Selain barang cinderamata, beberapa bagian NM juga menjajakan makanan dan minuman. Sejauh yang kami amati, makanan favorit yang banyak diserbu pelancong itu kedai seafood. Biasanya kedai-kedai seafood ini banyak dikunjungi wisatawan bule, mungkin karena menyediakan minuman bir juga.

IMG-20180621-WA0024-01

Untungnya sebagian besar kedai-kedai ini menyediakan menu bergambar. Jadi kalo kesulitan dengan bahasa Cantonese mereka, ya kita tinggal tunjuk gambar menu yang sesuai selera kita, sambil memeragakan sedikit bahasa โ€œmonyetโ€, kita bisa makan puas, hahaha…

Sudah siap ngeborong belum? Jangan ragu datang ke NM, rasakan sensasi belanja merakyat dari negara tujuan kita.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.